Fraksionasi Plasma: Proses Sains yang Menghasilkan Obat untuk Hemofilia

Plasma darah, cairan vital dalam tubuh manusia, mengandung berbagai protein penting. Proses sains yang mengubah plasma ini menjadi obat adalah fraksionasi plasma. Proses ini krusial untuk menghasilkan produk seperti faktor pembekuan darah, yang sangat dibutuhkan oleh pasien hemofilia. Ini adalah contoh nyata bagaimana sains dapat menyelamatkan nyawa.

Proses fraksionasi plasma dimulai dari plasma yang telah disumbangkan oleh ribuan donor. Plasma ini dikumpulkan dan dicampur dalam wadah besar, yang disebut plasma pool. Keberadaan plasma pool ini penting untuk memastikan ketersediaan bahan baku dan kualitas obat yang konsisten.

Langkah pertama dalam fraksinasi adalah menggunakan suhu dingin dan alkohol untuk mengendapkan protein. Metode ini, yang dikenal sebagai fraksinasi Cohn, ditemukan oleh Edwin Cohn pada 1940-an. Protein-protein ini mengendap pada suhu dan konsentrasi alkohol yang berbeda, sehingga bisa dipisahkan satu per satu.

Setelah protein diendapkan, mereka dipisahkan dengan sentrifugasi. Protein yang telah dipisahkan kemudian melalui tahap pemurnian. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kontaminan dan memastikan hanya protein yang diinginkan yang tersisa. Pemurnian ini sangat penting untuk menjamin keamanan obat.

Salah satu protein terpenting yang diisolasi adalah Faktor VIII, protein pembekuan darah yang sangat dibutuhkan oleh penderita hemofilia A. Tanpa faktor ini, darah mereka tidak bisa membeku dengan baik. Obat injeksi yang mengandung Faktor VIII dari proses fraksionasi plasma ini menjadi terapi yang vital.

Selain Faktor VIII, proses ini juga menghasilkan berbagai protein lain. Contohnya adalah albumin, yang digunakan untuk pasien luka bakar, dan imunoglobulin, yang melindungi pasien dengan gangguan kekebalan tubuh. Setiap protein memiliki manfaat medisnya sendiri.

Penting untuk dicatat bahwa keamanan adalah prioritas utama. Seluruh proses fraksionasi plasma memiliki pengujian yang sangat ketat untuk memastikan tidak ada virus yang dapat menular. Setiap batch obat diuji berulang kali untuk menjamin kualitas dan keselamatan pasien.

Mungkin Anda juga menyukai